Mengelola fungsi
Panduan ini menunjukkan cara mengelola dan melepaskan fungsi yang dibuat dengan
perintah gcloud functions. Untuk mempelajari cara mengelola fungsi yang
dibuat dengan perintah gcloud run, lihat Mengelola layanan Cloud Run.
Fungsi yang dibuat menggunakan Cloud Functions v2 API
(misalnya, dengan menggunakan gcloud functions, REST API, atau Terraform) dapat
dikelola dengan Cloud Run Admin API
serta Cloud Functions v2 API. Misalnya, Anda dapat memperbarui
fungsi yang ada menggunakan perintah gcloud functions atau gcloud run:
fungsi gcloud
gcloud functions deploy FUNCTION_NAME \
--runtime=nodejs22 \
--source= . \
--entry-point=ENTRYPOINT
--trigger-http
gcloud run
gcloud run deploy FUNCTION_NAME \
--source= . \
--function=ENTRYPOINT
--base-image=google-22-full/nodejs22
Melepaskan
Perintah gcloud functions detach
memungkinkan Anda melepaskan fungsi Cloud Functions v2 dari lingkungan API
yang ada. Setelah melepaskan fungsi, Anda hanya dapat mengelolanya menggunakan
Cloud Run Admin API. Anda mungkin ingin melakukannya jika workload Anda harus tetap berada
dalam batas API run.googleapis.com untuk
Assured Workloads, atau untuk memastikan
bahwa workload Anda menggunakan SKU Cloud Run.
Menyiapkan fungsi untuk pelepasan
Saat menyiapkan pelepasan fungsi, pertimbangkan hal berikut:
- Operasi pelepasan tidak dapat dibatalkan.
- Operasi pelepasan tidak dapat diterapkan ke fungsi Cloud Run (generasi ke-1).
- Pahami cara men-deploy fungsi di Cloud Run menggunakan konsol Google Cloud , Google Cloud CLI, dan Terraform.